Shokiba Aqilla Septiani

TEMAN PENENTU MASA DEPAN?

 



Coba tunjukan satu saja teman yang kalian anggap sangat berpengaruh dalam hidupmu, baik itu secara dhohir maupun batin, hingga kalian merasa bahwa dirinyalah yang akan menjadi alasanmu untuk  berubah, entah itu baik maupun buruk. Zaman sekarang  jarang sekali ada teman yang sangat berpengaruh baik dimasa depan kita nanti, jikalau ada mungkin hanya sebuah keberuntungan.

Tapi, banyak sekali pengaruh teman di rasa pengrasa dalam jiwa kita. Karna, berteman di sebut juga sebagai gambaran karakter diri kita, dan menjadi pembelajaran tersendiri dalam hidup kita. Bukan berarti teman pengaruh masa depan kita, tetapi mereka hanyalah teman seperjuangan yang menemani mimpi – mimpi kita. karakter seseorang dapat dilihat dari bagaimana cara mereka berteman, banyak orang dianggap baik hatinya hanya saja dia mampu berkata manis didepan teman yang sedang terpuruk sebagai penasihat, tapi ada juga yang beranggapan orang itu sombong hanya saja ia tak pernah menyapa, padahal kita belum tau sifat sejati orang tersebut.

Bukan hanya di film-film movie yang menceritakan tentang teman oleh manusia, banyak kartun anime yang bersangkut paut menjelaskan atau menceritakan pentingnya sebuah pertemanan, salah satunya adalah kartun Naruto, kartun legendaris ini juga mengajarkan pentingnya menjaga pertemanan atau teman 1 tim, seperti kata-kata uzumaki naruto yang seperti ini “ Teman itu adalah orang yang menyelamatkan dari neraka yang bernama kesepian.” Nah, kita bisa menyimpulkan bahwa tanpa teman dunia kita akan sepi, tak berarti sama sekali atau kata kasarnya sama seperti dineraka. Sudah kita bayangkan betapa menderitanya hidup dengan kesendirian.

Apakah masa depan itu? Apakah masa depan benar-benar ada sehingga banyak orang bilang dan berusaha untuk meraih masa depanlebih baik?

Semua orang pasti mempunyai mimpi, dan mimpi-mimpi yang baik akan mengalihkan nasib buruk dalam masa depan kita, bukan mimpi saat tidur yang dimaksud dalam pembahasan ini, tetapi mengenai mimpi kita kedepan-Nya. Tanpa usaha mimpi-mimpi itu akan berakhir sia-sia dan tulisan-tulisan angan yang pernah kita buat dalam schedule hari-hari akan hilang begitu saja. Dan sebuah usaha dibutuhkan waktu. Waktu untuk melakukan semua hal yang telah ada

dalam mimpi kita.

Vibrasi pikiran akan menciptakan wujud-wujud nyata dalam realita.

“kehidupan yang kita jalani saat ini adalah hasil pikiran di masa lalu, dan pikiran kita saat ini akan menghasilkan di masa depan”.

Aha? Masa depan?

Bila kita bicara dari sisi ‘present’ tentang segala kejadian yang ada, maka pikiran kita hanyalah ada untuk saat ini. Artinya yang tersentuh oleh pikiran dan saat-saat kini yang terjadi. Dalam hal inipun maka masa lalu menjadi tidak ada, ia hanya sebuah ‘kesan’ dari bagian pikiran.

Terjebaknya manusia yang beranggapan bahwa masa lalu dapat menjerat dan tidak bisa melepaskanya karena ia menganggap masa lalu sebagai wujud nyata dan bukan sebagai ‘kesan’. Memaknai masa lalu sebagai kesan adalah bukan yang menganggapnya masih sebagai wujud nyata peristiwa, namun belajar dari sebab-akibat yang ditimbulkan oleh sebab tindakan didalamnya.

Saya menggunakan istilah vibrasi untuk memahami bahwa semua tindakan vibrasi untuk memahami bahwa semua tindakan menghasilkan getara yang menyebabkan resonansi dari alam semesta, vibrasi ini memantul dan akan kita terima sebagai wujud realita dari hasil tindakan kita sendiri.

“Masa depan adalah sebuah kemungkinan,anda sendirilah yang memilih untuk mewujudkanya dalam kehidupan anda!”

Mengapa begitu? Karna dalam masa sekarang tentu saja akan terwujud banyak tindakan yang bisa kita lakukan. Semua tindakan tersebut akan membawa kita kepada kemungkinannya sendiri-sendiri, yaitu terwujudnya masa depan bagi setiap tindakan. Apabila saat ini kita menyadari bahwa kita mempunyai banyak pilihan utuk bertindak dan merespon sebuah aksi dengan pilihan reaksi, maka masa depan adalah sebuah kemungkinan. Kemungkinan dari masa depan adalah sebanyak pilihan dari respon kita terhadap aksi yang ada.

Memang kita belum tau bagaimana wujud masa depan kita apakah itu berwujud seperti apa yang kita inginkan dari gambaran impian atau malah berkebalikan, tetapi janganlah rendah diri untuk bermimpi, da nada usaha kedepanya, walaupun terkadang umur juga termasuk salah satu hal akhir dalam impian kita, toh kita belum tau sampai kapan kita menginjakkan kaki didunia, jadi tetaplah berfikir thingking jangan mudah menyerah tuk menggapai.

Jadi seperti apa teman yang berdampak dengan masa depan kita?

 Teman yang berpengaruh dalam keseharian tak seharusnya kita menilai mereka dari tampang luarnya saja. Kebanyakan orang menilai seperti itu, karna ada hal yang tidak mengenakkan dan yang menganjal untuk ketenangan setempat, salah satunya yaitu seorang itu telah terpengaruh oleh kenakalan remaja. Apalagi di generasi Z ini kenakalan remaja sudah menjadi seni wajib bagi diri mereka.“ra nakal ra kepenak” kata ini malah menjadi jargon untuk mengompori salah dari mereka yang belum nakal atau belum terpengaruh dengan kenakalan mereka.

 Jelas itu sangat menggangu ketenangan masyarakat setempat dan menjadi keresahan tersendiri bagi desa. Tapi ada juga seorang itu terpaksa melakukan hal yang sangat menyimpang tersebut dikarenakan mencari ketenangan dalam dirinya atau bisa juga karena despresi mengenai hidupnya yang dianggap sudah  tak berarti untuk selalu dianggap baik, sedikit dari mereka yang melakukan hal itu dikarenakan ingin dianggap gaul, malah kebanyakan seorang yang dianggap nakal itu berawal dari lingkup internal, salah satunya keluarga.

Keluarga adalah factor pertama yang sangat berpengaruh dalam kehidupan dan kemajuan kita semua, karena seorang yang pertama kita cintai adalah keluarga dan hal yang pertama diajarkan adalah kasih sayang satu dengan yang lain dalam sebuah keluarga yang bermisi sama. Tetapi banyak anak yang depresi dengan keadaan keluarganya yang sangan menyimpang dan keluar dari visi misi yang telah di bangun awal periode.

Terkadang kita sebagai anak tak pernah menerima dengan ikhlas orang tua kita yang sering membbandingkan kita dengan anak tetangga atau dengan teman sendiri, jujur saja pernyataan itu membuat diri kita merasa payah bukan malah termotivasi, lalu berfikir bahwa diri ini telah tak berguna lagi dan menjadi beban saja dalam keluarga.

Disekitar kita tak banyak teman mengeluh hal itu, tampang sepele tapi dampaknya terasa, tak ada artinya jika masa depan kita terkikis dengan kata perbandingan dari keluarga kita,dalam keadaan seprti ini apa yang sebaiknya kita lakukan?.

Depresi seorang teman?

Pendapat orang memang berbeda-beda mengenai hal ini, ada yang terpaksa meninggalkanya karna alasan yang memang mereka berpengaruh buruk dalam diri kita, atau malah menemaninya dengan keadaan yang seperti itu dan selalu menyemangatinya untuk selalu sabar,teguh dan kuat menghadapi masalah yang membuat mereka sangat terpuruk, sebagai teman yang tak mau dikatakan teman musiman atau teman yang datang disaat senang saja, setidaknya kita harus selalu merangkulnya dan menemaninya, meski itu hanya diam dan mendengarkan nya bercerita tentang apa masalah yang ia alami saat ini, tanpa kita memberikan solusi.

Kita cukup menjadi tempat sandaran dan tangisan yang memang saat itu ia lakukan. Ia berhak menangis dan mengutarakan isi dalam hatinya dan janganlah kita sesekali melarangnya untuk melakukan itu,mungkin dengan itu ia merasa lebih baik dan tenang. Bayangkan saja kita malah meingalkanya lantas siapakah yang menemani terpurukanya yang sangat dalam. Bisa saja dia akan melakukan hal yang nekat seperti mengakhiri dirinya.

Lain halnya dengan teman yang terlihat biasa saja dihadapan kita,yang selalu menemani kita dan menghangatkan suasana senja saja, bisa jadi dibalik semua itu ia menyembunyikan sesuatu yang itu sangat menggores hati kita, bukanya menuduh tanpa alas an kita lihat realita saja banyak orng jahat bertampang baik.

Jadi, seorang teman sangat berpengaruh dalam keseharian kita dan mereka juga sang peneman mimpi-mimpi kita, ingat hidup ini bersama dan harus dijaga. Apalagi kita adalah sekelompok generasi dengan tujuan bersama, dan tinggal 1 atap. Sangat tidak pantas jika ada pertentangan antara kita.

Tak hanya itu sebagai santri yang menjungjung tinggi kesolidaritasan kita sangat berpengaruh antara diri kita, apabila ada 1 saja masalah yang kita buat itu akan menggoyangkan rasa ketidak betahan dan rasa tak mau lagi dipenjara suci itu, hanya karna ada pertentangan dengan teman sebaya atau kakak maupun adkel (adek kelas). Hal itu bisa jadi salah satu penghambat mimpi yang sudah kita rencanakan di masa depan.

Jadi inti dari teman penentu masa depan? Ini yaitu bisa jadi teman kita adalah hal akibat yang berkaitan erat dengan masa depan kita,

 

Posting Komentar

0 Komentar