Shokiba Aqilla Septiani

pacar kecilku


 

Botol kosong dalam kulkas

Dingin menusuk udara dalamnya

Tak perlu menghitung lama

Kusudah kaku menunggunya

            Dia telah tertidur dengan kaki tak beralas

            Menyukai cerita masa lalu pangeran yang selalu memberantas

            Membenci petir malam dan suara burung gagak

            Selallu menginginkan pelangi dalam botol kosongnya

Pacar kecilku, sungguh imut dan manja

Setiap perkataan ku harus siap mencari jawaban

Semua permintaan slalu ku berikan untuk ia seorang

Sekalipun itu ragaku yang taruhan

Terakhir ia menangis nyaring

Aku tak sanggup mendengarnya bahkan merayunya

Kuambilkan botol kosong dalam kulkas

Membuatnya menghalu seolah pelangi telah tertangkap

Kugenggamkan ia bunga dan wewangian

Untuuknya, supaya ku selalu tenang dalam kuburan   

 

Posting Komentar

0 Komentar